Kacang
hijau (Phaseolus radiatus) merupakan tanaman semusim yang berumur pendek.
Tanaman ini disebut juga mungbean, green gram, atau golden gram. Kacang hijau berasal dari Kingdom Plantae, Divisi Spermathophyta, Kelas Dicotyldonae,
Ordo Rosales, Famili Papilionaceae , Genus Vigna dan Spesies Phaseolus radiatus. Tanaman ini diduga berasal dari kawasan India dan telah lama dikenal
dan ditanam oleh petani Indonesia. Nikolai Ivanovich vavilov seorang ahli
botani Soviet menyebutkan bahwa India merupakan daerah asal sejumlah besar suku
Leguminosae. Hal ini didukung dengan ditemukannya plasma nutfah kacang hijau
jenis Phaseolu mungo di India.
Penyebaran kacang hijau meluas ditanam didaerah-daerah Asia yang beriklim panas
(tropis) seperti Taiwan, Thailand dan Filipina. Kacang hijau dibawa masuk ke
Indonesia pada awal abad ke-17 oleh pedagang Cina dan Portugis. Penyebaran
tanaman ini mulanya terpusat di pulau Jawa dan Bali kemudian menyebar diseluruh
Indonesia seperti Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia bagian timur.
Kacang
hijau adalah tanaman pendek bercabang tegak, bagian-bagian tanaman ini antara
lain akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Adapun deskripsi masing-masing
tanaman tersebut sebagai berikut :
a. Tanaman
kacang hijau berkar tunggang, system perakarannya dibagi menjadi dua, yaitu mesophytes dan xerophytes. Mesophytes
mempunyai banyak cabang akar pada permukaan tanah dan tipe pertumbuhannya
menyebar. Sementara xerophytes
memilki akar cabang lebih sedikit dan memanjang kearah bawah.
b. Batang
kacang hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku dengan ukuran kecil, berbulu,
berwarna hijau kecoklatan atau kemerahan. Setiap buku batang menghasilkan satu
tangkai daun, kecuali pada daun pertama berupa sepasang daun yang berhadapan
dan masing-masing daun berupa daun tunggal. Tinggi batang bisa mencapai 1 m
dengan cabang menyebar ke segala arah.
c. Daun
kacang hijau tumbuh majemuk, terdiri dari tiga helai anak daun setiap tangkai.
Helai daun berbetuk oval dengan bagian ujung lancip dan berwarna hijau muda
kemudian berubah menjadi hijau tua ketika sudah hampir dipanen. Letak daun
berseling dan tangkai daun lebih panjang daripada daunnya sendiri.
d. Bunga
kacang hijau berbentuk seperti kupu-kupu berwarna kuning kehijauan atau kuning
pucat. Bunganya termasuk jenis hermaprodit atau berkelamin sempuana. Proses
penyerbukan terjadi pada malam hari sehingga pada pagi hari bunga akan mekar
dan pada sore hari bunga akan layu.
e. Buah
kacang hijau bebentuk polong. Panjang polong sekitar 5-16 cm. setiap polong
berisi 10-15 biji. Polong kacang hijau berbentuk bulat silindris atau pipih
dengan ujung agak runcing atau tumpul. Polong muda berwarna hijau setelah tua
berubah menjadi kecoklatan atau kehitaman. Polongnya mempunyai rambut-rambut
pendek atau berbulu.
f. Biji
kacang hijau berbentuk bulat ukurannya lebih kecil dibanding kacang tanah atau
kedelai. Bobotnya sekitar 0,5-0,8 mg. kulitnya hijau berbiji putih bijinya
sering dibuat kecambah atau toge.
Syarat
tumbuh
Kacang
hijau merupakan tanaman tropis yang menghendaki suasana panas selama
hidupnya.Tanaman ini dapat ditanam di daratan rendah hingga ketinggian 500 m di
atas permukaan laut. Di jawa, tanaman ini banyak di tanam di daerah Pasuruan,
Probolinggo, Bondowoso, Mojosari, Jombang, Pekalongan, Banyumas, Jepara, Cirebon,
Subang, dan Banten. Selain di jawa, tanaman ini juga ditanam di Madura, Sulawesi,
Nusa Tenggara, dan Maluku. Tanaman kacang hijau dapat tumbuh di daerah yang
curah hujannya rendah (50 - 200 mm/bln) dengan memanfaatkan sisa- sisa
kelembapan pada tanah bekas tanaman yang diairi, misalnya padi. Memiliki
temperatur 25o - 27o C dengan kelembaban udara 50 - 80% dan cukup mendapat
sinar matahari. Tanaman ini tumbuh baik pada musim kemarau.
Pada
musim hujan, pertumbuhan vegetatifnya sangat cepat sehingga mudah rebah. Hambatan
utama penanaman pada musim hujan adalah penyakit yang menyerang daun dan
polong. Kacang hijau dapat tumbuh di segala macam tipe tanah yang berdrainase
baik. Namun, pertumbuhan terbaik pada tanah lempung biasanya sampai yang mempunyai
bahan organic tinggi. Tanah yang mempunyai pH5,8 paling ideal untuk pertumbuhan
kacang hijau, sedangkan tanah yang sangat asam tidak baik karena penyediaan
makanan terhambat. Kacang hijau menghendaki tanah dengan kandungan hara
(fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan belerang) yang cukup.Unsure hara ini
penting untuk meningkatkan produksinya. Kacang hijau memiliki beberapa
kelebihan jika dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan yang lain yaitu :
lebih tahan terhadap kekeringan, hama dan penyakit relative sedikit, panen
relative cepat, pada umur 55-60 hari, cara tanam dan pengelolaan dilapangannya
serta perlakuan pasca panen relative mudah, kegagalan panen total relatif
kecil, harga jual tinggi dan stabil dan dapat dikonsumsi langsung dengan
pengolahan yang mudah.
Pemuliaan
kacang hijau telah dilakukan sejak tahun 1950-an hingga sekarang telah
menghasilkan beberapa puluh varietas kacang hijau. Diantaranya adalah Arto Ijo
, Siwalik, Bhakti, Walet, Merak . Betet, Merpati, galak Nuri, Camar, Murai,
Perkutut, Kutilang dan lain-lain.
Sejak
tahun 1970 telah dilepas beberapa varietas kacang hijau., antara lain varietas
jenis No. 129 dan Bhakti. Kedua varietas tersebut mampu menghasilkan 1,6 ton
biji kering per hektar. Namun setelah dilakukan penanaman para petani ternyata
hasilnya tidak seperti yang diinginkan. Tidak hanya varietas yang berperan
dalam produksi kacang tanah tetapi juga system yang digunakan oleh para petani.
Tingkat
produksi kacang hijau secara kuantitas maupun kualitas sangat dipengaruhi oleh
keberadaan gulma, hama, maupun penyakit. Untuk itu, pengendalian perlu
dilakukan secara dini. Kerugian yang ditimbulkan oleh gulma sangat bervariasi,
tergantung komposisi populasi dan jenisnya.Untuk memperoleh hasil yang baik,
tanaman kacang hijau harus bebas dari gulma sejak tanam sampai panen. Pada awal
pertumbuhan, kacang hijau harus benar- benar bebas dari gulma karena daya
saingnya masih lemah.Pada fase pertumbuhan selanjutnya, kacang hijau dapat
menekan pertumbuhan gulma, terutama bila telah menutupi tanah. Berikut
ini adalah macam gulma yang banyak tumbuh pada pertanaman kacang-kacangan pada
umumnya.
·
Graminea : Eleusine indica, Cynodon
dactylon, Setaria harbata, Panecumlistecen, Eragrotis uniloides, dan Asconopus
compressus
·
Cyperaceae : Cyperus rotundus
·
Rumput berdaun lebar : Ageratum conyzoides,
Boreira latifolia, Commelina nudiflora, Eleutheranthera ruderalis, Mimosa
invisa, Drymaria hirsuta, Boreira leavis, dan Ageratum maxicanum
Pengendalian dapat dilakukan dengan penggunaan
herbisida pada kacang hijau. Namun Penggunaan herbisida ditingkat petani belum
dilakukan, minimal untuk sebagian besar wilayah (petani). Sebagai penggantinya, petani cukup menyiang
secara mekanis.Penyiangan biasanya cukup dua kali, yaitu pada umur sekitar20
HST dan menjelang/ awal berbunga, sekitar 35 HST.Penyiangan jangan dilakukan
pada saat tanah terlalu basah karena dapat merusak struktur tanah.
Hama
yang biasa menyerang kacang hijau antara lain :
·
Lalat kacang (Agromyza phaseoli), Gejala
awal berupa bercak- bercak pada keeping biji atau daun pertama.Bercak ini
merupakan tempat peletakan telur. Selanjutnya, terlihat liang gerek pada
keeping biji atau daun pertama.Ketika polong yang diserang gugur, larva sudah
berada di dalam batang.pada saat larva telah berada di pangkal akar, daun mulai
layu dan kekuning- kuningan..
·
Penggerek polong (Etiella zinckenella), Gejala
serangannya terlihat pada kulit polong berupa bercak hitam dan bila dibuka
terdapat larva yang gemuk dengan kotoran- kotorannya berwarna hijau basah.
Serangan pada polong kedua ditandai dengan satu lubang gerek yang bentuknya
bundar.
·
Kepik padi hijau (Nezara viridula), Polong
muda isinya terisap. Bila polong dibuka tanpak bijinya pipih tanpa isi. Bagian
yang terserang tampak bercak hitam.
·
Thrips sp, Serangan hama ini menyebabkan
daun menggulung ke dalam (keriting) karena sel- sel di bagian atasnya
mengkerut.
·
Bercak daun Cercospora, Pada helai daun
timbul bercak cokelat muda sampai tua ditepinya, sedangkan di tengahnya
berwarna abu- abu. Bercak ini berbentuk tidak teratur sampai bulat dengan
ukuran bervariasi. Bercak ini dapat menyatu sehingga bertambah besar dan
mengakibatkan daun mengering dan rontok. Ukuran polong dan biji menyusut. Di
lapangan, gejala penyakit ini timbul pada umur 30- 35 HST
Promo Yang berlaku Di LIGAPELANGI HOT PROMO
BalasHapus– Bonus Deposit 10% Setiap hari (max 200 Rb) Minimal TO 2x
– Bonus Cashback Mingguan Di Sportbook 5% – 15%
– Bonus Refrensi 2,5% Seumur Hidup Di Permainan Sportbook
– Bonus Rollingan Casino 0.8%
Diskon Togel :
Discount 4D : 66.00% , 3D : 59.5.00% , 2D : 29.5.00%
Kombinasi = 5%
Shio = 12%
Colok Angka (1A) = 5%
Colok Macau (2A) = 15%
Colok Naga (3A) = 15%
Colok Jitu = 8%
Silakan Bossku^^
Di ADD ya bosku sosmed / contact kami kalau ada kendala ^^
Setiap Hari Kami ada BC Info Event / Prediksi Jitu , Serta Bonus bonus Menarik yang akan di berikan jika bergabung bersama kami.
WhatsApp : +85515982617
Line : ligapelangi
Instagram : @ligapelangi88
Facebook : @LigaPelangi
Silakan Bossku^^