1 Januari 2014

tentang kacang hijau



Kacang hijau (Phaseolus radiatus)  merupakan tanaman semusim yang berumur pendek. Tanaman ini disebut juga mungbean, green gram, atau golden gram. Kacang hijau berasal dari Kingdom Plantae,  Divisi Spermathophyta, Kelas Dicotyldonae, Ordo Rosales, Famili Papilionaceae , Genus Vigna dan Spesies Phaseolus radiatus. Tanaman ini  diduga  berasal dari kawasan India dan telah lama dikenal dan ditanam oleh petani Indonesia. Nikolai Ivanovich vavilov seorang ahli botani Soviet menyebutkan bahwa India merupakan daerah asal sejumlah besar suku Leguminosae. Hal ini didukung dengan ditemukannya plasma nutfah kacang hijau jenis Phaseolu mungo di India. Penyebaran kacang hijau meluas ditanam didaerah-daerah Asia yang beriklim panas (tropis) seperti Taiwan, Thailand dan Filipina. Kacang hijau dibawa masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17 oleh pedagang Cina dan Portugis. Penyebaran tanaman ini mulanya terpusat di pulau Jawa dan Bali kemudian menyebar diseluruh Indonesia seperti Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia bagian timur.
Kacang hijau adalah tanaman pendek bercabang tegak, bagian-bagian tanaman ini antara lain akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Adapun deskripsi masing-masing tanaman tersebut sebagai berikut :
a.       Tanaman kacang hijau berkar tunggang, system perakarannya dibagi menjadi dua, yaitu mesophytes dan xerophytes. Mesophytes mempunyai banyak cabang akar pada permukaan tanah dan tipe pertumbuhannya menyebar. Sementara xerophytes memilki akar cabang lebih sedikit dan memanjang kearah bawah.
b.      Batang kacang hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku dengan ukuran kecil, berbulu, berwarna hijau kecoklatan atau kemerahan. Setiap buku batang menghasilkan satu tangkai daun, kecuali pada daun pertama berupa sepasang daun yang berhadapan dan masing-masing daun berupa daun tunggal. Tinggi batang bisa mencapai 1 m dengan cabang menyebar ke segala arah.
c.       Daun kacang hijau tumbuh majemuk, terdiri dari tiga helai anak daun setiap tangkai. Helai daun berbetuk oval dengan bagian ujung lancip dan berwarna hijau muda kemudian berubah menjadi hijau tua ketika sudah hampir dipanen. Letak daun berseling dan tangkai daun lebih panjang daripada daunnya sendiri.
d.      Bunga kacang hijau berbentuk seperti kupu-kupu berwarna kuning kehijauan atau kuning pucat. Bunganya termasuk jenis hermaprodit atau berkelamin sempuana. Proses penyerbukan terjadi pada malam hari sehingga pada pagi hari bunga akan mekar dan pada sore hari bunga akan layu.
e.       Buah kacang hijau bebentuk polong. Panjang polong sekitar 5-16 cm. setiap polong berisi 10-15 biji. Polong kacang hijau berbentuk bulat silindris atau pipih dengan ujung agak runcing atau tumpul. Polong muda berwarna hijau setelah tua berubah menjadi kecoklatan atau kehitaman. Polongnya mempunyai rambut-rambut pendek atau berbulu.
f.       Biji kacang hijau berbentuk bulat ukurannya lebih kecil dibanding kacang tanah atau kedelai. Bobotnya sekitar 0,5-0,8 mg. kulitnya hijau berbiji putih bijinya sering dibuat kecambah atau toge.  

Syarat tumbuh
Kacang hijau merupakan tanaman tropis yang menghendaki suasana panas selama hidupnya.Tanaman ini dapat ditanam di daratan rendah hingga ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Di jawa, tanaman ini banyak di tanam di daerah Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Mojosari, Jombang, Pekalongan, Banyumas, Jepara, Cirebon, Subang, dan Banten. Selain di jawa, tanaman ini juga ditanam di Madura, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Tanaman kacang hijau dapat tumbuh di daerah yang curah hujannya rendah (50 - 200 mm/bln) dengan memanfaatkan sisa- sisa kelembapan pada tanah bekas tanaman yang diairi, misalnya padi. Memiliki temperatur 25o - 27o C dengan kelembaban udara 50 - 80% dan cukup mendapat sinar matahari. Tanaman ini tumbuh baik pada musim kemarau.
Pada musim hujan, pertumbuhan vegetatifnya sangat cepat sehingga mudah rebah. Hambatan utama penanaman pada musim hujan adalah penyakit yang menyerang daun dan polong. Kacang hijau dapat tumbuh di segala macam tipe tanah yang berdrainase baik. Namun, pertumbuhan terbaik pada tanah lempung biasanya sampai yang mempunyai bahan organic tinggi. Tanah yang mempunyai pH5,8 paling ideal untuk pertumbuhan kacang hijau, sedangkan tanah yang sangat asam tidak baik karena penyediaan makanan terhambat. Kacang hijau menghendaki tanah dengan kandungan hara (fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan belerang) yang cukup.Unsure hara ini penting untuk meningkatkan produksinya. Kacang hijau memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan yang lain yaitu : lebih tahan terhadap kekeringan, hama dan penyakit relative sedikit, panen relative cepat, pada umur 55-60 hari, cara tanam dan pengelolaan dilapangannya serta perlakuan pasca panen relative mudah, kegagalan panen total relatif kecil, harga jual tinggi dan stabil dan dapat dikonsumsi langsung dengan pengolahan yang mudah.

Pemuliaan kacang hijau telah dilakukan sejak tahun 1950-an hingga sekarang telah menghasilkan beberapa puluh varietas kacang hijau. Diantaranya adalah Arto Ijo , Siwalik, Bhakti, Walet, Merak . Betet, Merpati, galak Nuri, Camar, Murai, Perkutut, Kutilang dan lain-lain.
Sejak tahun 1970 telah dilepas beberapa varietas kacang hijau., antara lain varietas jenis No. 129 dan Bhakti. Kedua varietas tersebut mampu menghasilkan 1,6 ton biji kering per hektar. Namun setelah dilakukan penanaman para petani ternyata hasilnya tidak seperti yang diinginkan. Tidak hanya varietas yang berperan dalam produksi kacang tanah tetapi juga system yang digunakan oleh para petani.
Tingkat produksi kacang hijau secara kuantitas maupun kualitas sangat dipengaruhi oleh keberadaan gulma, hama, maupun penyakit. Untuk itu, pengendalian perlu dilakukan secara dini. Kerugian yang ditimbulkan oleh gulma sangat bervariasi, tergantung komposisi populasi dan jenisnya.Untuk memperoleh hasil yang baik, tanaman kacang hijau harus bebas dari gulma sejak tanam sampai panen. Pada awal pertumbuhan, kacang hijau harus benar- benar bebas dari gulma karena daya saingnya masih lemah.Pada fase pertumbuhan selanjutnya, kacang hijau dapat menekan pertumbuhan gulma, terutama bila telah menutupi tanah. Berikut ini adalah macam gulma yang banyak tumbuh pada pertanaman kacang-kacangan pada umumnya.
·         Graminea : Eleusine indica, Cynodon dactylon, Setaria harbata, Panecumlistecen, Eragrotis uniloides, dan Asconopus compressus
·          Cyperaceae : Cyperus rotundus
·          Rumput berdaun lebar : Ageratum conyzoides, Boreira latifolia, Commelina nudiflora, Eleutheranthera ruderalis, Mimosa invisa, Drymaria hirsuta, Boreira leavis, dan Ageratum maxicanum

 Pengendalian dapat dilakukan dengan penggunaan herbisida pada kacang hijau. Namun Penggunaan herbisida ditingkat petani belum dilakukan, minimal untuk sebagian besar wilayah (petani).  Sebagai penggantinya, petani cukup menyiang secara mekanis.Penyiangan biasanya cukup dua kali, yaitu pada umur sekitar20 HST dan menjelang/ awal berbunga, sekitar 35 HST.Penyiangan jangan dilakukan pada saat tanah terlalu basah karena dapat merusak struktur tanah.
Hama yang biasa menyerang kacang hijau antara lain :
·         Lalat kacang (Agromyza phaseoli), Gejala awal berupa bercak- bercak pada keeping biji atau daun pertama.Bercak ini merupakan tempat peletakan telur. Selanjutnya, terlihat liang gerek pada keeping biji atau daun pertama.Ketika polong yang diserang gugur, larva sudah berada di dalam batang.pada saat larva telah berada di pangkal akar, daun mulai layu  dan kekuning- kuningan..
·         Penggerek polong (Etiella zinckenella), Gejala serangannya terlihat pada kulit polong berupa bercak hitam dan bila dibuka terdapat larva yang gemuk dengan kotoran- kotorannya berwarna hijau basah. Serangan pada polong kedua ditandai dengan satu lubang gerek yang bentuknya bundar.
·         Kepik padi hijau (Nezara viridula), Polong muda isinya terisap. Bila polong dibuka tanpak bijinya pipih tanpa isi. Bagian yang terserang tampak bercak hitam.
·         Thrips sp, Serangan hama ini menyebabkan daun menggulung ke dalam (keriting) karena sel- sel di bagian atasnya mengkerut.
·         Bercak daun Cercospora, Pada helai daun timbul bercak cokelat muda sampai tua ditepinya, sedangkan di tengahnya berwarna abu- abu. Bercak ini berbentuk tidak teratur sampai bulat dengan ukuran bervariasi. Bercak ini dapat menyatu sehingga bertambah besar dan mengakibatkan daun mengering dan rontok. Ukuran polong dan biji menyusut. Di lapangan, gejala penyakit ini timbul pada umur 30- 35 HST

1 komentar:

  1. Promo Yang berlaku Di LIGAPELANGI HOT PROMO
    – Bonus Deposit 10% Setiap hari (max 200 Rb) Minimal TO 2x
    – Bonus Cashback Mingguan Di Sportbook 5% – 15%
    – Bonus Refrensi 2,5% Seumur Hidup Di Permainan Sportbook
    – Bonus Rollingan Casino 0.8%

    Diskon Togel :
    Discount 4D : 66.00% , 3D : 59.5.00% , 2D : 29.5.00%
    Kombinasi = 5%
    Shio = 12%
    Colok Angka (1A) = 5%
    Colok Macau (2A) = 15%
    Colok Naga (3A) = 15%
    Colok Jitu = 8%

    Silakan Bossku^^
    Di ADD ya bosku sosmed / contact kami kalau ada kendala ^^
    Setiap Hari Kami ada BC Info Event / Prediksi Jitu , Serta Bonus bonus Menarik yang akan di berikan jika bergabung bersama kami.

    WhatsApp : +85515982617
    Line : ligapelangi
    Instagram : @ligapelangi88
    Facebook : @LigaPelangi
    Silakan Bossku^^

    BalasHapus